LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM PIKRAT

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA ORGANIK II



DISUSUN OLEH :

KHUSNUL KHOTIMAH (A1C118039)

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. Syamsurizal., M.Si



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2020



VII. Data Pengamatan

NO

PERLAKUAN

HASIL PENGAMATAN

1

Masukkan 2 gr Fenol kedalam erlenmeyer 100 ml

-

2

Tambahkan 3,5 ml asam sulfat pekat dan diaduk

Terjadi perubahan warna menjadi warna kuning

 



3

Larutan dipanaskan menggunakan penangas air sampai suhu 80oC selama 30 menit

Larutan berubah warna menjadi coklat

4

Dinginkan larutan dengan ice bath sampai suhu antara 00C-5oC

-

5

Kemudian tambahkan 12,5 ml asam nitrat pekat secara perlahan dan sambil diaduk

Larutan  berubah warna menjadi coklat pekat

 



6

Panaskan kembali sampai suhu 1000c selama 1 jam

NO2 menghilang sehingga timbul asap berwarna kecoklatan

7

Dibiarkan selama 2 jam dan kemudian didinginkan dengan meletakkannya ke dalam gelas kimia berisi air es

Larutan berubah warna menjadi kuning dan terdapat endapan

8

Tambahkan 30 ml air dingin dan diaduk lalu saring

Diperoleh endapan berwarna kuning

9

Rekristalisasi menggunakan etanol dan dipanaskan

Larutan berwarna kuning

10

Dibiarkan beberapa saat hingga etanol menguap dan larutan berbentuk kristal

Didapatkan kristal (asam pikrat)

 

VIII. Pembahasan

        Pada pembahasan kali ini yakni tentang pembuatan senyawa organik asam pikrat. Dimana tujuan dari percobaan ini adalah agar dapat memahami reaksi sintesis asam pikrat dimana dapat kita ketahui bahwasanya pada reaksi sintesis asam pikrat ini terdiri dari 2 tahap yakni tahap sulfonasi dan tahap nitrasi. Selain itu kita juga prinsip dasar dari reaksi asam pikat ini.
        Sesuai dengan pengamatan video yang ada, pada penambahan 2 gr fenol dalam 100 ml yang direaksikan dengan 3,5 ml H2SO4 dimana adanya perubahan warna yang terjadi yakni warna kuning. 



        Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan seperti yang kita tahu bahwa tanda suatu zat bereaksi yakni salah satunya adalah terjadinya perubahan warna dimana senyawa kimia disini memiliki kecenderungan untuk dapat menyerap dan memancarkan warna. Dan kemampuan menyerap serta memancarkan warna disini sangat spesifik pada berbagai zat. Sehingga itulah yg menyebabkan fenol direaksikan dengan asam sulfat pekat, berubah warna menjadi kuning terang.
        Setelah fenol dan asam sulfat bereaksi, maka dilanjutkan dengan pemanasan suhu 80C selama 30 menit. Nah dengan adanya pemanasan, terjadi perubahan warna yang signifikan yakni dari kuning menjadi warna coklat. Menurut Sugiyono (2004), pada prinsipnya semakin tinggi suhu maka akan terjadinya perubahan warna coklat yang cepat pula. Adapun beberapa sumber lain mengatakan bahwasanya perubahan coklat ini dikarenakan adanya peristiwa oksidatif.
        Setelah dilakukannya pemanasan, sebelum larutan tadi dicampurkan dengan asam nirat maka disini kita harus mendinginkannya dahulu yakni didinginkan menggunakan ice bath sampai suhu 0 derajat celcius-5 derajat celcius. Pendinginan ini perlu kita lakukan, dimana kita ketahui bahwasanya asam sulfat bersifat sangat asam dan juga nitrat begitu sehingga jika dalam keadaan panas akan bersifat eksplosif (meledak). Setelah larutannya dingin, maka ditambahkan dengan 12,5 ml asam nitrat pekat. Pada penambahan ini diharapkan dengan hati hati, agar tidak terjadinya ciprakan dari reaksi tersebut. Dan dari penambahan asam nitrat kedalam campuran tadi, terjadi perubahan pekat pada larutan sehingga warnanya berubah menjadi coklat pekat.

        Proses nitrasi masih berjalan pada tahap ini, untuk itu dilanjutkan dengan pemanasan larutan hingga 1000c selama 1 jam. Proses pemanasan diperlukan untuk menghilangkan NO2 sehingga proses menghilangnya NO2 ini ditandai dengan timbul asap berwarna coklat. Untuk mendapatkan suatu senyawa asam pikrat murni maka perlu adanya proses rekristalisasi. Sehingga larutan yang dipanaskan tadi, dibiarkan selama 2 jam dan diletakkan kedalam air es. Sehingga larutan berubah menjadi kuning dan timbul endapan. Ditambahkan 30 ml air agar endapan tadi dapat disaring. Setelah itu baru ke tahap pemberian etanol pada endapan. Pemberian etanol bertujuan membilas kristal agar secara kualitas dan kualitas kristal yang didapat bersih sempurna. Dan pemberian etanol juga mengakibatkan timbulnya uap sehingga diperoehlah senyawa pikrat yang murni.

IX. Pertanyaan Pasca
  1. Apakah fungsi dari penambahan etanol dari pada tahap akhir ini? Apa hanya sebatas untuk dapat menjaga kualitas dan kuantitas dari kristal yang didapat?
  2. Mengapa sebelum dilakukan penambahan etanol, harus dibiarkan terlebih dahulu selama 2 jam?
  3. Mengapa saat penambahan asam nitrat kedalam campuran fenol dan asam sulfat tidak dijalankan saat panas?
X. Kesimpulan

        Berdasarkan percobaan diatas, maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut :
  1. Percobaan diatas dilakukan 2 tahap yakni reaksi sulfonasi dan reaksi nitrasi. Dilakukan 2 tahap dikarenakan fenol sensitif jika bereaksi langsung dengan asam nitrat pekat.
  2. Salah satu reaksi substitusi elektrofilik pada senyawa aromatik adalah reaksi nitrasi. Reaksi nitrasi inilah yang akan menghasilkan senyawa asam pikrat sebagai turunan dari senyawa fenol. Reaksi nitrasi sendiri ialah penggabungan dari satu atau lebih gugus nitro (NO2-) yang terikat kepada atom karbon.
  3. Pada tahap sintesis asam pikrat, fenol berfungsi sebagai bahan baku. Dan asam sulfat sebagai pelindung agar fenol tidak dapat bereaksi langsung dengan asam nitrat. Dan asam nitrat berfungsi sebagai pembawa ion nitronium.
  4. Penggunaan etanol untuk mendapatkan kristal asam pikrat yang berkualitas 
XI. Daftar Pustaka

Afshan Saleem, N. R. (2019). Synthesis of Picric Acid at Domestic Scales. International Journal of Innovations in Science and Technology , 62-65.

Darusman. (2003). Kimia Organik Jilid 3. Jakarta: Erlangga.

Harth, H, dkk. (2003). Pengaruh Konsentrasi Asam Pikrat. Kimia Student Journal, 12.

Tim Penuntun Kimia Organik II. (2020). Penuntun Kimia Organik 3. Jambi : Universitas Jambi

Yuri G. Khabarov, A. A. (2017). One-Step Synthesis of Picric Acid from Phenol. Organic Preparations and Procedures International, , 178.



Komentar

  1. Wisliana (A1C118060)
    1. Pemberian etanol bertujuan membilas kristal agar secara kualitas dan kualitas kristal yang didapat bersih sempurna. Dan pemberian etanol juga supaya diperoleh senyawa pikrat yang murni yang mengakibatkan timbulnya uap.

    BalasHapus
  2. Baiklah saya Nurhalimah (024) akan menjawab permasalahan no 3 yaitu Mengapa saat penambahan asam nitrat kedalam campuran fenol dan asam sulfat tidak dijalankan saat panas? Menurut saya itu dikarenakan kita mengguankan asam yg sifatnya kuat dan apa bila kita Jalan kan saat panas akan Ter jadi dekomposisi atau penguraian. Sedangkan tujuan kita adalah ingin mendapatkan kristal dari asam pikrat, nah maka dari itu perlu dijalankan pada keadaan yg bukan panas untuk bisa teradi proses kristalisasi.

    BalasHapus
  3. baiklah saya Nabilah Zahrah (A1C118026) akan mencoba menjawab permasalahan khusnul No.2. Yang mana sebelum dilakukan penambahan etanol, harus dibiarkan terlebih dahulu selama 2 jam agar terbentuk 2 lapisan yaitu endapan asam pikrat dan larutan yang bewarna kuning sehingga akan memudahkan untuk dilakukannya penyaringan. terimakasih.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM BENZOAT DAN BENZIL ALKOHOL

LAPORAN ISOLASI SENYAWA BAHAN ALAM (FLAVONOID)

LAPORAN PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ESTER METIL SALISILAT (MINYAK GANDAPURA)