LAPORAN ISOLASI SENYAWA BAHAN ALAM (STEROID DAN TERPENOID)

DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. Syamsurizal., M.Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020
VII. Data Pengamatan
|
No |
Perlakuan |
Tujuan Pengamatan |
Hasil Pengamatan |
|
1. |
Ditimbang 20
gr alga merah dan dimasukkan ke dalam Erlenmeyer + 100 mL methanol dan
dimaserasi selama 24 jam |
Untuk memulai
menunjukkan senyawa steroid |
Ekstrak etanol
larut dalam metano Larutan berwarna hijau pekat |
|
2. |
Dikumpulkan
filtrate dalam labu alas bulat dan Ekstrak methanol dipekatkan dengan alat
rotary vaporator evaporator dilakukan pada suhu 35oC . |
memisahkan
pelarut dngan ekstrak alga merah |
Larutan
berwarna hijau bening |
|
3. |
Dihidrolisis
dengan menambahkan 10mL HCl 2 M dan distirer selama 1 jam |
untuk memutus
ikatan glikosida glycans dan ugly cones |
Larutan hujau
keruh |
|
4. |
Hasil
hidrolisis yang diperoleh ditambahkan natrium bikarbonat (NaHCO3) hingga pH
netral |
Untuk
menghentikan reaksi hidrolisis |
Larutan
mengental dan memadat hijau pekat |
|
5. |
Dilakukan
ekstraksi cair-cair yaitu partisi dengan 10 mL N-heksan.Selanjutnya ekstrak
ditambahkan 10 mL etil asetat dan 10 mL kloroform kemudian diekstraksi |
Partisi
separasi untuk memisahkan senyawa steroid nonpolar dari senyawa polar lain |
Larutan
terbagi menjadi dua Atas : bening
putih Bawah : kuning
dan bercampur oren gelap Sebagiankecil
0,3 untuk 6 gram didapat dengan rendemen 78,13% |
|
6. |
Ekstrak 1mg
dengan reagen birch Lieberman (setengah mL asam asetat anhidrat dan 1-2 mL H2SO4
pekat |
Untuk
menunjukkan adanya senyawa steroid |
Hasil positif
pada seroid mucul Warna hijau. Tes disini positif pada tripid enoyed yang
ditunjukkan dengan warna merah bata |
VIII. Pembahasan
Pada percobaan kali ini kami mengamati video percobaan mengenai isolasi senyawa bahan alam khususnya steroid dan terpenoid. Pada percobaan ini dilakukan isolasi senyawa bahan alam alga merah yang mengandung steroid dan terpenoid.
Tahap pertama yakni dilakukan penimbangan alga merah yang ingin diisolasi sebanyak 20 gr dimana setelah ditimbang sampel tadi dimasukkan kedalam erlenmeyer dan dilarutkan 100 m methanol dan dilakukan maserasi selama 24 jam. Dan pada proses ini menunjukkan ekstrak etanetol larut dalam metanol dan terdapat larutan yang berwarna hijau pekat. Selanjutnya dikumpulkan filtrat dalam labu alas bulat dan ekstrak metanol dipekatkan kedalam dalam rotary evaporator dimana proses ini bertujuan memisahkan pelarut dengan ekstrak alga merah dan terdapatlah larutan yang berwarna hijau bening. Proses selanjutnya yakni dihidrolisis dengan cara dimasukkan HCl 2M sebanyak 10ml dan distirer selama 1 jam agar terjadi pemutusan ikatan glikosida glycans dan ugly cones dan akhirnya terdapat larutan hijau keruh. Dan hasil hidrolisis tadi dihentikan dengan cara menambahkan Natrium Bikarbonat (NaHCO3) hingga terbentuk pH netral dimana larutan tadi mengental dan memadat berwarna hijau pekat.
Setelah dilakukannya proses tadi, dilakukanlah proses ekstraksi cair-cair dimana partisi dedengan 10 mL N-heksan. Selanjutnya ekstrak ditambahkan 10 mL etil asetat dan 10 mL kloroform kemudian diekstraksi. Nah pada proses ini terbentuk 2 larutan, dimana pada larutan bagian atas terdapat larutan yang berwarna bening putih sedangkan pada larutan bawah terdapat larutan berwarna kuning dan bercampur oren gelap dan didapatlah persen rendemen pada percobaan yakni 78,13%. Lalu ekstrak tadi diuji dengan reagen pengidentifikasi yakni reagen birch lieberman (setengah ml asam asetat anhidrat dan 1-2 ml H2SO4 pekat) dimana proses ini membuktikan benar tidaknya ekstrak yg didapatkan . Hasil menunjukkan jika menunjukkan adanya steroid pada senyawa tersebut dengan tanda warna hijau. Dan pada percobaan ini tes disini positif pada tripid enoyed yang ditunjukkan dengn warna merah bata.
IX. Pertanyaan Pasca
- Apa fungsi dari penggunaan reagen birch Lieberman? Dan apakah reagen ini bisa diganti dengan yg lain?
- Mengapa perlu dilakukannya ekstraksi cair-cair?
- Apakah alga merah mengandung steroid?
X. Kesimpulan
- Teknik yang digunakan dalam senyawa bahan alam khususnya steroid dan terpenoid yaitu dengan tahap maserasi atau ekstraksi dingin dengan pelarut alkohol dan menggunakan metode sokletasi dengan pelarut n-heksana
- Pada percobaan ini ternyata isolasi pada alga merah menunjukkan hasil positif pada tripid enoyed yang ditunjukkan dengan warna merah bata
XI. Daftar Pustaka
Bhawani dkk,2011. Kimia Organik Jilid I. Jakarta :Bina Rupa Aksara
Roumandang,2013. Isolasi senyawa terpenoid dan teripang gama dengan berbagai jenis pelarut.Jurnal Pengolahan hasil perikanan Indonesia.Vol. 19 No.3
Samejo, dkk., 2013. Panduan Kimia Organik III. Bandung : Permata Rezki
Tim Kimia Organik II, 2020. Tim Penuntun Kimia Organik II. Jambi: Universitas Jambi
Saya Zulia Nur Rahma (048) akan menjawab permasalahan no 3.
BalasHapusAlga merah (Eucheuma spinosum) merupakan salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa steroid. Golongan senyawa steroid mempunyai potensi toksisitas dengan nilai LC50 76 ppm.
Wisliana (A1C118060)
BalasHapus2. perlu dilakukannya ekstraksi cair-cair adalah untuk memisahkan senyawa steroid nonpolar dari senyawa polar lain
baiklah saya nabilah zahrah (026) akan mencoba menjawab permasalahan No. 1. reagen birch Lieberman berfungsi untuk membuktikan benar tidaknya ekstrak yg didapatkan. terima kasih.
BalasHapus